TUGU TANI




Article:
Baru beberapa hari kemarin terjadi kecelakaan tunggal yang cukup tragis yang menimpa pejalan kaki. "Tragedi Tugu Tani" mengingatkan kita bahwa seorang pejalan kaki dan seorang yang menunggu di halte pun bisa menjadi korban kecelakaaan. Apalagi para pengendara motor dan mobil yang berada di jalan raya. Korbannya adalah anak2 kecil yang pulang sehabis bermain futsal, dan yang paling miris lagi adalah satu keluarga yang menunggu di halte sehabis pulang liburan weekend. 
Sungguh tragis, apa mau di kata ini adalah sebuah kesalahan dari pengendara mobil yang kehilangan kendali. Jelas kalau sadar pengendara pasti tidak akan menabrak para pejalan kaki apalagi orang yang menunggu di halte bus. Menurut analisa kepolisian yang dikutip dari berita televisi adalah para pengendara mobil tersebut menggunakan narkoba sejenis sabu yang membuat mereka hilang kesadaran. Polisi setempat sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai tragedi "Tugu Tani" tersebut. Kita tinggal tunggu saja, kebijakan hukuman yang diberikan oleh pihak yang berwajib. Apakah setara dengan korban manusia yang telah terjadi.
(Sumber: This-article@blogspot )
 My Opinion:
Afriyani should take responsibility for their mistakes. moreover this incident has claimed many victims. for example, families who are waiting for the bus after the weekend. It is very tragic. human life can not be paid for with cash, then Apriyani should receive punishment from the authorities. after hearing that there were drugs in the car Apriyani, I added to the victims and the families concerned. let's hope this case can be resolved the right way
 

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 Under The Same Sky. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates